Tidak pernah kusangka malam itu dapat terjadi. Hanya karena
iseng masuk ke wc wanita, aku dapat menikmati tubuh indah dari seorang Jessica
Veranda, member dari Idol Grup JKT48.
Kejadian ini terjadi di toilet lantai 7 fX center setelah
selesai jadwal theater JKT48, kira kira pukul setengah 11 malam. Kenapa aku
belum pulang dari tempat itu? Karena seperti biasa, setelah theater selesai aku
selalu makan malam dan nongkrong bersama teman-temanku terlebih dahulu di
trotoar depan mall itu.
“eh gue ke dalem dulu ya, biasa.. ke toilet dulu, kencing
eui kebelet ini” aku berkata demikian seraya pergi meninggalkan teman-temanku.
“yaudah, jangan lama-lama ya.. bentar lagi mau cabut nih”
jawab temanku dan hanya kurespon dengan mengacungkan kedua jempol tanganku.
Aku pun kembali masuk ke mall tersebut, dan bergegas ke WC,
ah kupikir asik kalau aku ke WC lantai 4 aja. Yaa siapa tau ketemu member JKT48
selagi menuju ke sana. Kan lumayan, bonus..
Ketika sampai di WC lantai 4, aku dilarang masuk oleh
petugas kebersihan, “mas jangan pakai WC sini mas, lagi dibersihin. Lantai 5
juga lagi dibersihin sama teman saya. Jadi, mas pakai WC di lantai 7 aja ya”.
No problem sih. Walau lumayan capek juga dari lantai 4 ke
lantai 7. Mungkin itu sedikit pengorbanan untuk semua hal yang akan kudapatkan
nanti secara beruntung. Aku pun naik ke lantai 7, pakai eskalator yang udah
di-off-kan. Capek juga eui.
“flush” aku mengguyur toilet yang telah kupakai itu. Lalu
cuci tangan dan keluar dari WC pria di lantai 7 itu. Lalu aku melihat pintu WC
wanita. Entah kenapa ada sedikit rasa penasaran. Cuma penasaran sama
interiornya aja sih. Ngga ada niat macem macem. Toh siapa juga cewek yang pake
toilet di lantai 7 jam segini? Aku pun menyelinap masuk ke WC wanita itu.
“ooh seperti ini toh WC cewek, ngga ada yg beda kecuali
tidak adanya tempat kencing berdiri(yaiyalah)” batinku. Lalu aku dikagetkan
dengan suara langkah menuju WC itu. Aku pun bersembunyi di salah 1 bilik
toilet.
Suara langkah itu makin terdengar, semakin mendekat. “duuh
dimana sih si kinal? Katanya di toilet? Kok ngga ada? Apa jangan-jangan aku
salah toilet ya? Yaudalahya aku buang air dulu sebentar, terus janjian sama
kinal di depan fX aja” kata cewek yang baru masuk ruang WC itu.
Bunyi langkahnya semakin mendekat. “Oh damn, dia berhenti di
depan bilik toilet yang kudiami saat ini”
“cklak” bunyi pintu bilik toilet terbuka, sebelum pintu
terbuka, aku sembunyi di belakang pintu itu. Sehingga dia tidak melihatku di
dalam.
Lalu dia masuk ke bilik yang sama denganku, menutup dan mengunci pintu tanpa melihatku karena
posisi badannya menghadap ke toilet. Lalu.. ia menurunkan roknya. “oh god,
mimpi apa gue tadi?”
Dia membalikkan badan untuk menggantung roknya ke hanger
yang berada di pintu, dan diapun terkejut melihatku ada di bilik yang sama
dengannya. Aku kaget, bahwa cewek itu adalah Ve. Member yang kusukai . dan aku
melihatnya dalam keadaan tidak pakai rok. Entah mengapa aku hanya bisa diam
melihatnya.
“ka.. kamu kok bisa ada di sini?” Tanya ve terbata-bata.
Masih shock dia sambil mengambil kembali roknya dan menutupi bagian bawah
tubuhnya.
Aku tidak percaya atas apa yang kulakukan setelah itu. Aku
mengacungkan jari telunjuk-ku di depan bibirnya sambil melangkah mendekatinya.
Dia hanya diam saat aku melakukannya.
“kamu ngga lupa kan sama aku? Aku fans kamu dari awal
karirmu di JKT48. Tapi entah selama ini aku merasa belum mendapatkan fanservice
yang baik dari kamu. Aku ingin, mendapatkan fanservice itu.. sekarang” ucapku.
Jujur akupun ngga percaya bahwa aku mengatakan hal tersebut, mungkin inilah
yang namanya dibajak perasaan.
Ia kaget mendengar perkataanku barusan, diam lalu
menundukkan kepala. Mulai terdengar isak tangis, tak lama pun ia mengucap “maaf
aku belom jadi idol yang baik bagimu.”
Kudongakkan kepalanya sehingga ia menatapku. Kuseka air
matanya yang mengalir. Lalu kucium bibirnya. Tidak ada reaksi apapun darinya.
Sekitar 5 detik telah berlalu, dan belum ada respon apapun
darinya. Kucoba menyelipkan lidahku ke dalam rongga mulutnya. Dan saling bertemulah
lidah kami. Baru di saat itu, dia member rekasi. Lidahnya ikut bergerak
mengikuti gerakan lidahku. Ia mulai memejamkan matanya. Sepertinya ia
menikmatinya.
Tak lama kemudian, kulepas ciumanku dari mulutnya.
Kugerayangi lehernya dengan mulutku. Sedangkan jari telunjuk tangan kiriku yang
menggantikan lidahku untuk bermain bersama lidahnya.. dia hanya bisa merespon
dengan desahan kecil sambil terus mengemut jari telunjukku.
Lalu ku coba menyentuh payudaranya yang kenyal itu. Ku tak
bisa taksir ukurannya, karena itu pertama kalinya aku menyentuh payudara
wanita, selain payudara ibuku di saat aku kecil dulu. Lagipula aku tidak peduli
juga dengan ukuran payudaranya, toh sekarang udah digenggamanku. Kupijat
dadanya, lalu ku remas remas.. hisapannya pada jariku semakin kencang. Sambil
mengeluarkan suara “emmph” tanda bahwa ia menikmatinya..
Ku lepas jari telunjuk kiri ku dari mulutnya, lalu ku angkat
kaos yang dikenakannya. Dia tidak menolak, justru ikut membantu membuka
kaosnya. Dan melepas kaitan BH nya sekalian. Aku tidak percaya, di depan mataku
saat ini, terlihat payudara yang benar-benar menggoda dari seorang idolaku.
Bentuknya bagus, lalu pentilnya sangat menggoda, berwarna pink. Tak kuat nafsu
melihatnya. Aku pun dengan nafsu langsung menyusu pada pentil kanannya. Dan
tangan kiriku memilin pentil kirinya. Dia hanya merocos keenakan. Sepertinya
dia sudah tidak peduli dimana kami melakukan hal ini. Dan secara logika juga,
siapa yang bakal ke toilet yang berada di lantai paling atas mall tersebut pada
jam segini?
Kini tangannya sudah mulai aktif meraba-raba celanaku. Aku
tau apa yang sudah diincar oleh nafsunya itu. Apalagi kalau bukan penisku? Yah
kalau udah begini, ku biarkan saja tangannya menggerayangi daerah
selangkanganku, dibuka pengait jeansku, dan dibuka pula resletingnya. Lalu
dilanjutkan dengan sedikit menurunkan celana jeansku. Kini hanya ada kain
celana dalam yang memisahkan antara penisku dengan tangannya. Tak lama
kemudian, dia turunkan juga itu kain penghalang. Sehingga mencuatlah menara penisku
yang sudah tegang daritadi.
“hmm punyamu bagus juga, bolehkah ku mencicipinya?” Tanya
dia kepadaku. Pertanyaan itu langsung bikin aku kaget. Dan aku pun berbalik
nanya. “kok kamu bisa menilai punyaku bagus atau tidak?”
“hehe, meskipun aku pemalu, tapi aku tetap fashionable kan?”
Tanya dia balik.
“loh apa hubungannya?” jawabku bingung.
“hmm dulu kan aku model ya, nah selama jadi model itu. Aku
udah ngga asing lagi sama alat kelamin pria. Toh pas audisi model juga, aku
disuruh puasin nafsu managernya,keperawananku juga diambil sebagai modal awal
karir aku di dunia modelling. Aku juga udah beberapa kali ikut nude
photosession.” Jelasnya.
Sumpah, aku ngga percaya dengan apa yang dijelaskannya
barusan. Benar-benar ngga disangka, gadis pendiam sepertinya, ternyata telah
melalui karir seperti itu.
“hei kok diem? kamu kecewa ya sama aku?” Tanya dia kepadaku.
Sambil mendudukkanku di toilet.
“hmm semoga ini ngga bikin kamu kecewa deh” katanya. Lalu
dia mulai mengocok penisku. “maaak, nggak kuat ini gue bener-bener dilayanin
sama idola gue” batinku..
Dia mendekatkan bibirnya ke penisku, dan mulai menciuminya,
menjilatinya, dan mengulumnya. Aku hanya bisa meracau keenakan menikmati
permainannya. Kulihat jam tanganku, sudah jam 11. Sebentar lagi fX ditutup. Aku
berkata kepadanya , “ve, udah jam 11, sebentar lagi tutup nih”
“wah iya sebentar lagi, yaudah kita main cepat aja ya”
jawabnya sambil melepas celana dalamnya dan segera menancapkan penisku ke dalam
memeknya. “astaga seberapa beruntungnya gue saat ini, dilayani idola gue dalam
urusan sexual” batinku bangga.
Tak lama kemudian, serasa ada yang membanjur penisku.
Gerakan ve pun langsung lemas. “aku keluar, sekarang giliranmu” katanya.
Mendengar perkataannya, aku langsung terkontrol emosi. Kubalikkan posisiku
dengannya, sekarang dia yang duduk di toilet.. kuhujamkan terus penisku ke
memeknya. Kami berdua sama sama meracau tidak karuan di bilik toilet itu.
Sekitar 5 menit. Aku merasa tidak tahan lagi. Aku meracau
lebih heboh dari sebelumnya. Ve menyadari bahwa aku sudah mencapai limit. Aku
benar-benar tidak percaya, dia justru menahan badanku agar tidak mencabut
penisku. Alhasil dalam hitungan detik.. “crot crot crot”, mungkin sekitar 9
semburan sperma dari penisku. Banyak yang luber keluar memeknya.
“tenang aja sayang, aku lagi ngga di masa subur kok.”
Ucapnya lalu mencium bibirku kembali.
Setelah itu kami kembali berpakaian. Tapi ada yang janggal.
Dia tidak memakai celana dalam di balik roknya. Aku bingung, apa yang dia
rencanakan. Mungkin dia takut ketauan karena celana dalamnya basah.. Tiba tiba
dia mengambil sesuatu di tasnya.
Dia mengambil benda yang ngga ada hubungannya sama sekali
dengan apa yang kami lakukan tadi. Dia mengambil spidol. Untuk apa? Dia
menuliskan kata-kata di celana dalamnya. Lalu memberikan celana dalamnya
kepadaku dan langsung pergi meninggalkanku di bilik toilet ini.
“I love you and your dick” itulah kata-kata yang dituliskan
di celana dalamnya yang kini berada di genggamanku.
Gileee, hoki amat gue. Udah dapet fanservice plus plus. Dapet
Rare SWAG pula.. kalau gue jual dapet berapa yah? Haha becanda, ngga bakal
dijual juga sih. Yakali gue post #WTS Celana dalam + message dari Veranda..
haha LOL..
Ku keluar dari fX. Udah lumayan sepi. Terlihat temanku masih
setia menunggu.
“Gile lu, lama amat kencingnya. Gue nungguin dari tadi nih” cetusnya.
“Gile lu, lama amat kencingnya. Gue nungguin dari tadi nih” cetusnya.
“maaflah, gue tadi kencingnya 2x eui. Jadi maklumin aja yah”
jawabku dengan santai. Tidak mungkin juga aku cerita tentang apa yang kulakukan
barusan dengan seorang idol.
Beberapa hari kemudian, aku terkaget-kaget saat melihat di
twitter bahwa ve follow akun twitterku. Dan tak lama kemudian ada sebuah direct
message darinya. Saat kubaca, dia memberitahu akun LINE-nya. Setelah ku save
contact dan coba chat dia di LINE. Dia menghapus Direct messagenya di twitter
itu, dan unfollow akun ku kembali.
Udah kontak lewat LINE? Apa yang bisa anda pikirkan setelah itu? Ya..
kami biasa melakukan chatsex di sana, sesekali phonesex lewat LINE call. Kadang
kami membuat janji bertemu setelah ia theater untuk melakukan fast sex. Atau
sesekali kami janjian di suatu motel
untuk melakukan hal gila itu semalaman…
Seorang idol juga punya cinta~ jadi jangan salahkan saya ya .
kami hanya melakukan apa yang biasa dilakukan oleh sepasang manusia yang saling
mencintai.
